Sidiksakti.online
MANADO | Personel Polsek Mapanget bersama Tim Inafis Polresta Manado dan piket SPKT Polresta Manado melaksanakan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di wilayah Kelurahan Lapangan, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Selasa (20/01/2026).
Penemuan mayat tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WITA di dalam salah satu kamar penginapan yang berada di Kelurahan Lapangan . Korban diketahui berinisial F.S. (51), pekerjaan buruh harian lepas, beralamat di Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung.
Kapolsek Mapanget Ipda Simson Songgigilang didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan seorang pria yang tidak merespons panggilan dari luar kamar. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Mapanget segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan awal dan pengumpulan bahan keterangan.
“Begitu menerima informasi, anggota piket Polsek Mapanget langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan lokasi serta pulbaket awal guna mengetahui sebab-sebab kematian korban,” ujar Kapolsek Mapanget.
Berdasarkan keterangan saksi berinisial J.J.E.A. (27), yang bekerja sebagai resepsionis, korban diketahui datang ke penginapan pada Senin malam (19/01/2026) dengan maksud untuk menginap. Pada Selasa siang sekitar pukul 12.00 WITA, saksi bermaksud mengingatkan korban terkait waktu check out, namun tidak mendapatkan respons. Setelah membuka pintu menggunakan kunci cadangan sesuai prosedur, saksi mendapati korban dalam kondisi tidak bernyawa.
Sekitar pukul 12.15 WITA, Unit Reskrim Polsek Mapanget yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Danias Manangkalinggi tiba di lokasi dan langsung melakukan pengamanan serta penyelidikan awal. Selanjutnya, pukul 12.30 WITA, Tim Inafis Polresta Manado bersama piket SPKT Polresta Manado yang dipimpin IPDA Kresna Adytia Bagus Perdana melaksanakan olah TKP.
Dari hasil pemeriksaan awal Tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban telah mengalami kaku mayat dan diperkirakan meninggal dunia lebih dari satu jam sebelum ditemukan. Selain itu, terdapat lebam mayat pada bagian pinggang korban. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses pendalaman lebih lanjut.
“Untuk memastikan penyebab kematian, korban telah dibawa ke RS Bhayangkara oleh Tim Inafis guna dilakukan pemeriksaan lanjutan. Unit pulbaket juga masih terus mengumpulkan bahan keterangan dan berkoordinasi untuk mencari keberadaan pihak keluarga korban,” tambah Kapolsek.
Kapolsek Mapanget juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut, serta mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa ini, agar segera disampaikan kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.
Polsek Mapanget menegaskan komitmennya untuk menangani setiap peristiwa secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. {RED}