BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Dana Persembahan Siswa Dikumpulkan Hampir Setahun, Transparansi SDN Inpres 6/80 Wangurer Timur Dipertanyakan

 

Sidiksakti.omline

Pengelolaan dana persembahan ibadah mingguan di SDN Inpres 6/80 Wangurer Timur menuai sorotan dari sejumlah wali murid. Dana yang dihimpun secara rutin selama hampir satu tahun dinilai belum dikelola secara transparan dan belum disertai laporan pertanggungjawaban yang jelas.


Dana persembahan tersebut dikumpulkan setiap pelaksanaan ibadah hari Jumat dan melibatkan siswa kelas I hingga kelas VI. Pihak sekolah sebelumnya menyampaikan kepada orang tua murid bahwa dana tersebut akan digunakan untuk keperluan konsumsi siswa pada perayaan ibadah Natal bersama.


Namun, saat perayaan Natal dilaksanakan, siswa justru diminta membawa dua jenis makanan ringan dari rumah masing-masing. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan wali murid mengenai penggunaan dana persembahan yang telah dikumpulkan selama ini.


Salah satu wali murid yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan tersebut. Ia menilai terdapat ketidaksesuaian antara informasi awal yang disampaikan pihak sekolah dengan pelaksanaannya di lapangan.


“Setiap hari Jumat kami rutin memberikan uang persembahan melalui anak-anak. Tapi ketika Natal, orang tua tetap diminta menyiapkan konsumsi sendiri,” ujarnya.


Berdasarkan perhitungan sementara para wali murid, dana persembahan yang terkumpul selama hampir satu tahun diperkirakan mencapai Rp6 juta hingga Rp8 juta. Hingga saat ini, belum ada laporan tertulis maupun penjelasan resmi kepada orang tua mengenai peruntukan dana tersebut.


Sumber internal sekolah menyebutkan bahwa pengelolaan dana persembahan berada di bawah kewenangan pimpinan sekolah. Namun demikian, sumber tersebut mengaku tidak mengetahui secara rinci alokasi serta penggunaan dana yang dimaksud.


Media ini telah berupaya mengonfirmasi Kepala SDN Inpres 6/80 Wangurer Timur, Alwin A. Mamentu, S.Pd., M.Pd., guna meminta klarifikasi terkait pengelolaan dana persembahan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan resmi.


Para wali murid berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara jelas, agar pengelolaan dana di lingkungan sekolah dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. { REDAKSI }

Baca Juga
أحدث أقدم
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
SIDIK SAKTI
MEDIA CYBER INDONESIA